Social Icons

twitterfacebookgoogle plusrss feedemail

Jumat, 08 April 2016

Review Windows 10

Setelah percobaan instal ulang Windows 10 pada kesempatan yang lalu, saya berhasil menguak beberapa hal mengenai Windows tebaru dari microsoft ini. Perlu diketahui, Windows 10 yang saya coba adalah Windows 10 Insider Preview Enterprise (build 14925), yang mana disuarakan akan keluar sebagai kandidat Windows 10 versi kedua, yaitu Windows 10 Redstone.


Baik, langsung saja, berikut ulasan tentang Windows 10.

Fitur Baru di Windows 10

1.      Cortana
Windows 10 untuk desktop menjadi spesial karena adanya fitur baru, yaitu Cortana. Sebenarnya fitur Cortana sudah lebih dulu ada pada Windows Phone 8.1. Apa itu Cortana? Cortana adalah asisten digital yang memungkinkan kita untuk memasukkan perintah suara dan Cortana akan menjawab apa yang anda inginkan.
Fungsi cortana ini adalah terobosan dari Microsoft agar Windows tidak kalah dengan “Google Now” pada Android dan iPhone’s Siri. Bukan hanya itu, cortana juga memiliki banyak fungsi diantaranya adalah: membuat pengingat meeting, menelpon seseorang, memberi tahu anda cuaca esok hari, mengirim tulisan, menunjukkan daftar acara, mencari sesuatu di internet dan memutar musik.
Namun sangat disayangkan, saat ini cortana baru mendukung lokasi untuk United States, United Kingdom, China, France, Italy, Germany, dan Spain saja.

2.      Hilangnya Start Screen dan Kembalinya Start Menu
Windows 10 kembali menghadirkan start menu, yang mana fitur ini telah ‘hilang’ pada windows 8 dan windows 8.1. Kembalinya start menu ini karena banyaknya keluhan dengan Start-screen dan pada windows 8 dan windows 8.1 yang kurang nyaman untuk penggunan PC desktop non touchscreen. Start menu pada Windows 10 merupakan peleburan antara Windows 8 dan Windows7, yang mana pada bar sebelah kiri memuat Aplikasi Desktop, dan pada bar sebelah kanan terdapat Windows Apps yang hanya bisa didapat melalui Apps Store.
Apss pada bagian kanan juga dapat dipindah ke tempat sesuka anda, sehingga lebih terkesan personal.


3.      Fitur Notification Center
Sekarang anda tidak perlu kebingungan dengan berbagai bentuk notofikasi yang biasa pada windows sebelumnya, karena pada Windows 10 membawa fitur notification center yang akan mempermudah anda melakukan pemeriksaan Notifikasi.

Di dalam Notification Center ini juga, Anda dapat mengakses beberapa pengaturan seperti menyalakan dan mematikan wifi, atau lain sebagainya. Jika Anda terbiasa menggunakan Android dan menikmati fitur Quick Settings yang ada di dalam bar notifikasi, Anda akan menyukai fitur ini.




4.      Kalender dan Sistem Waktu yang baru
 Pada windows 10, sistem kalender dan jam sudah berubah, sehingga tidak membosankan.

5.      Setting dalam Windows
      Windows 10 memiliki tampilan setting yang hampir sama dengan windows 8, akan tetapi tidak pada start screen, melainkan 



6.      Microsoft Edge
Windows 10 sudah tidak lagi menggunakan fitur Internet Explorer sebagai peramban internet defaultnya. Sebagai gantinya Microsoft membenamkan sebuah browser yang terkesan ‘metro’ dengan nama Project Spartan dan pada windows versi rilis dikenal dengan Microsoft Edge.
Browser ini memiliki tampilan yang bersih. Dalam browser ini Anda juga dapat masuk ke dalam mode note-taking yang memungkinkan anotasi pada webpage yang sedang Anda kunjungi. Microsoft Edge juga dapat bertindak sebagai sebuah aplikasi reader, karena browser ini akan langsung terintegrasi dengan fitur Reading Mode yang sudah ada sejak Windows 8. Dengan mode ini, meskipun Anda sedang tidak tersambung ke internet, Anda dapat tetap membaca konten sebuah website.



7.    Windows 10 Memberikan Upgrade Gratis.
Bagi anda yang menggunakan Windows 7 dan Widows 8.1 Update selain versi enterprise, akan mendapatkan notifikasi upgrade to Windows 10 Gratis tanpa dipugut biaya. Notifikasi ini mulai ada pada Juli 2015.

8.      Windows 10 Menggunakan Kernel Versi 10.
Dengan mengunakan kernel yang lebih naru, windows 10 akan lebih aman dari serangan virus. 


Kelemahan Windows 10

1.   Aplikasi banyak yang belum mendukung
     Masih banyak aplikasi yang terikat dengan kernel 6.x akan kesusahan menggunakan kernel 10 yang digunakan untuk windows 10 walaupun sebenarnya kernel 10 ini hampir sama dengan kernel 6.x. Fitur compatibility mode untuk memanipulasi versi kernel di sistem aplikasi terasa masih belum bisa mengatasi permasalahan ini.

2. Berat Pada Harddisk
Windows 10 sejatinya ditujukan untuk PC dan Mobile Gadget dengan teknologi terbaru. Meski demikian, Microsoft tetap melihat user yang masih menggunakan PC lama. Setidaknya, PC dengan Spesifikasi Windows Vista dapat berjalan dengan windows 10. Sayangnya, Windows 10 menggunakan smart Virtual Memory yang lebih ganas dari windows 8, sehingga memaksa kerja perangkat penyimpanan bekerja lebih berat. Untuk NAND Flash memory pada smartphone, atau SSD pada komputer modern bukanlah menjadi masalah. Akan tetapi untuk komputer lama dengan harddisk yang tergolong lambat, akan mengalami masalah serius, dari kepanasan hingga kerusakan pada harddisk.

3.      Memaksa Kerja RAM
    Walau spesifikasi yang diajukan adalah minimal 2GB RAM untuk windows 32 bit, tetapi  setelah digunakan, windows 10 masih terasa lambat dan memaksa kerja RAM 


4.      User Interface Yang Cenderung Monoton
     Menurut saya tampilan windows 10 masih monotone, dengan tema warna yang hitam dan   putih. Sehingga tidak semenarik Windows 7 dengan fitur transparansi dan Windows Vista dengan fitur Auroranya. Menurut saya, Microsoft gagal lagi dalam menerapkan gebrakan visual untuk User Interfacenya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar dengan sopan

 
 
Blogger Templates